Select Menu

PASMINA INNER CERUTY BABY DOLL/HIJAB PASHMINA INNER INSTAN

Rp19.000 - Rp24.999LINK >>https://shope.ee/79y6ohNm08

BELLA SQUARE A+ premium

Rp10.850LINK >>https://shope.ee/3V4oSL1qSX
» »Unlabelled » Fakta Keji Kasus Nagreg Terungkap, Handi Masih Hidup saat Dibuang ke Sungai

CELANA PRIA CHINO Slim fit Panjang Kerja kantor Santai Liburan...

Rp59.900LINK PRODUK >>https://shope.ee/L7mhGURpB

taufik mou Desember 23, 2021 0

[PREMIUM LOKAL BRAND] KRONIKEL PROJECT // EVA - Dalgona

Rp160.000LINK >>https://shope.ee/1VJhhY2IJk

IsabelAdelia Sendal Wanita YAVA Sandals Tali

Rp83.000 - Rp100.000LINK >>https://shope.ee/q40uyFHMY

TAS WANITA SLING BAG TERBARU KOREAN STYLE ASLI IMPOR TAS TALI SHOULDER BAG MURAH

Rp119.000 LINK >>https://shope.ee/2fVf6i3POa

Tas ZR Wanita Selempang Push Lock Import

Rp129.900 - Rp139.900LINK >>https://shope.ee/8zPierO6r3


Fakta kasus kecelakaan yang dialami sejoli Handi Saputra (18) dan Salsabila (14) di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengungkap kekejian pelaku. Berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan tim forensik Biddokes Polda Jateng, saat dibuang ke Sungai Serayu, Handi masih hidup.

Handi meninggal dunia akibat paru-parunya dipenuhi air dan pasir. Sedangkan Salsabila telah meninggal akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Rabu 8 Desember 2021 lalu. Salsa meninggal akibat benturan keras di kepala.

Diketahui, korban Handi Saputra dan Salsabila ditemukan terpisah pada Sabtu 11 Desember 2021. Handi ditemukan warga di Sungai Serayu, wilayah Kabupaten Banyumas. Sedangkan Salsabila di Sungai Serayu, wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Fakta-fakta tersebut sampaikan Kabid Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Jateng Kombes Pol dr Summy Hastry, Kamis (23/12/2021). Dari hasil autopsi, Handi yang mayatnya ditemukan di Banyumas, tewas karena tenggelam, bukan akibat kecelakaan. 

Ini membuktikan korban masih hidup saat dibuang ke sungai atau kemungkinan sedang tidak sadarkan diri. "Untuk yang pria waktu kita periksa dengan lengkap luar dan dalam kita temukan tanda-tanda pasir atau air sungai di saluran napas sampai paru-paru. Jadi itu membuktikan waktu dia dibuang, dia masih keadaan hidup atau mungkin karena memang ketika itu tidak sadar," kata Kabiddokes Polda Jaateng.

Namun, Kombes Pol dr Hastry belum berani berspekulasi terkait lokasi pembuangan mayat korban sampai terpisah jauh Cilacap dan Banyumas. Kombes Pol Hastry juga menolak memberikan konfirmasi terkait dugaan pembunuhan berencana terhadap korban Handi.

Kombes Pol Hastry beralasan untuk menjalaskan dugaan tersebut merupakan kewenangan penyidik dari Polda Jawa Barat. Berbeda halnya dengan korban Salsa. Remaja yang mayatnya ditemukan di Cilacap itu dipastikan sudah tewas sesaat setelah kecelakaan. 

Hasil pemeriksaan ditemukan luka parah di bagian kepala diduga akibat benturan keras. Hal inilah yang menyebabkan luka mematikan pada korban.

"Dari luka-luka yang kami periksa, jasad wanita waktu ditemukan sudah dalam kondisi meninggal di tempat kejadian (TKP). Karena luka-lukanya ada di kepala bagian belakang sampai depan itu parah dan dicek patah tulang tengkorak bawah, saya yakin tewas di tempat waktu kejadian," kata dr Hastry.

Sebelumnya sosok penabrak Handi dan Salsabila diketahui tertangkap kamera. Kedua korban ditabrak oleh minibus berwarna hitam dan langsung tak sadarkan diri di tempat. Tiga pelaku langsung mengevakuasi Hendi dan Salsabila. 

Ketiganya pun melarang warga ikut membantu menolong Hendi dan Salsabila. Namun, warga sempat memfoto ketiganya lantaran saat ingin membuntuti mobil tersebut ke rumah sakit juga dilarang oleh pelaku. 

Hal itu diketahui dari keterangan paman korban Salsabila, Deden Sutisna. Menurutnya, warga berinisiatif memotret para pelaku. Saat itu, keluarga dan warga tak menyangka bahwa para pelaku membawa kabur korban dan membuang ke Sungai Serayu di Banyumas dan Cilacap. 

Pasalnya, para pelaku menyatakan bahwa akan membawa korban ke rumah sakit. "Pas kecelakaan itu dilarang pas mau diikuti," ujarnya seperti dikutip dari MNC Portal Indonesia, Minggu (19/12/2021).

Sementara ayah korban Hendi Saputra, Etes Hidayatullah mengaku sakit hati kepada para pelaku yang tega menabrak lalu membuang korbannya tersebut. Dia berharap pihak kepolisian segera menangkap para pelaku. 

"Saya sangat mohon dapatkan itu orangnya dia pasti punya anak. Seteganya itu sudah ditabrak kok dibuang, sakit hati saya anaknya dibuang ke kali," kata Etes.

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar

Leave a Reply

Melia Dress 1 | Fashion Muslim Gamis Anak Remaja Perempuan Kekinian | Midi Dress Korean Style

Rp128.800LINK PRODUK >>https://shope.ee/3phbV8n2TR

Pamelo ❤️ Scarlett Whitening BPOM SALE 100% RESMI ORIGINAL SCARLET SCARLETT....

Rp51.999 - Rp53.000LINK PRODUK >>https://shope.ee/1pwX9e6BUW

Sandal Wanita Slip On Terbaru Santai Sendal Cewek Selop Strap 2 Polos Rumahan Sendal Wanita Korean ...

Rp44.900LINK PRODUK >>https://shope.ee/3ARuuiC54K

CELANA CARGO PANJANG PRIA UKURAN 27-38 PREMIUM QUALITY SLIMFIT COWO SKINNY POLOS COWOK

Rp25.000 - Rp58.500LINK PRODUK >>https://shope.ee/AUEVUd8Bdr

WINOD Kelly Sandal

Rp69.900LINK PRODUK >>https://shope.ee/99j7v3mzPk

Anona crinkle airflow blouse wanita busui full kancing / oversized

Rp99.900LINK PRODUK >>https://shope.ee/VR9j03FFQ

Berrybenka - Sepatu Wanita Sandal Tali Sophie Sacha Febria Eva..

Rp109.000LINK PRODUK >>https://shope.ee/4fGluXjXCj

BUBUK MINUMAN RASA / BUBUK MINUMAN KEKINIAN 250 GR

Hanya Rp14.500 - Rp16.550LINK PRODUK >>https://shope.ee/9oysoYDTAf